Minggu, 26-Oktober-2014
Follow Us:
Reza Gunawan
Nanggroe | 13/02/2013
Aceh Media
BANDA ACEH - Anggota Komisi A DPRA Abdullah Saleh mengatakan kemungkinan Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh untuk Anggota DPR-RI, dari 2 Dapil akan bertambah menjadi tiga. Hal tersebut mencuat dalam pertemuan Komisi A DPR Aceh dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jakarta pekan lalu.

"Ini masih wacana, namun belum ditetapkan oleh KPU. Mereka sedang mencari formulasi untuk mengatur bagaimana cara pembagian wilayahnya agar adanya perimbangan pemilih atau penduduk," kata Abdullah Saleh kepada wartawan, Rabu (13/2) di DPRA.

Walaupun Dapil bertambah, Abdullah Saleh menjelaskan, untuk jumlah kursi DPR-RI untuk Aceh tetap berjumlah 13 kursi. "Hanya daerah pemilihannya saja yang akan dipecah. 13 kursi tu nanti akan dibagi untuk 3 Dapil," ujarnya.

Sementara itu untuk daerah pemilihan anggota legislatif Aceh, kata Abdullah Saleh, kemungkinan juga akan bertambah, yakni dari 8 Dapil menjadi 10 daerah pemilihan.

"Kemungkinan yang akan pecah adalah Aceh Timur dan Aceh Utara yang banyak penduduknya. Kalau Dapil Bireun - Bener Meriah-Aceh Tengah, kemungkinan akan sulit untuk pisah.n Pasalnya, jika Aceh tengah hanya dua daerah dengan Bener Meriah ,maka akan tidak cukup penduduknya untuk satu dapil. Sedangkan jika digabung dengan gayo Lues maka akan mengalami pembengkan jumlah penduduk (pemilih)," ujar Abdullah Saleh.

"Kemungkinan yang akan dipecah adalah Dapil Aceh Utara-Lhokseumawe menjadi dua dapil, dan Aceh Timur-Langsa-Aceh Tamiang menjadi dua dapil. Namun hingga kini kami belum mengetahui bagaimana formatnya untuk Dapil DPR-RI dan DPRA, kami masih menunggu keputusan dari KPU,".

Sementara itu persoalan berkurangnya Kursi anggota legislatif untuk DPRK Aceh Barat dari 30 menjadi 25, Abdullah Saleh menjelaskan, hal itu dikarenakan KPU menetapkan jumlah kursi berdasarkan jumlah penduduk.

"Data yang ada sama Depdagri jumlah penduduk 198 ribu jiwa, sedangkan yang sebenarnya adalah 215 ribu jiwa. Saat verifikasi Depdagri, jawaban dari Pemkab Aceh Barat tidak sampai ke Depdagri. Sampainya setelah KPU menetapkan jumlah kursi berdasarkan data yang diserahkan Depdagri," imbuhnya.

Saat ini, kata Abdullah Saleh, Pemkab Aceh Barat sedang mengupayakan agar data jumlah penduduk bisa dikoreksi dan, dan jumlah kursi bisa disesuaikan kembali dengan jumlah penduduk.

"Kami akan mendukung Pemkab Aceh Barat agar jumlah kursi DPRK Aceh Barat bisa diselamatkan, karena dengan kurangnya data jumlah penduduk akan berdampak pada pemilihan untuk wakil di DPRA dan berkurangnya jumlah Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, serta dana Otsus-Migas untuk Aceh," ujarnya.****


Anda Pengunjung:
ALAMAT REDAKSI: JALAN HASAN DEK NO 102, BEURAWE, BANDA ACEH, PROVINSI ACEH :: EMAIL: REDAKSI@ACEHONLINE.INFO

Developed by Delta Intermedia for Aceh Online :: Tentang kami | Kontak Kami | Karir | DisclaimerAtas