Jumat, 18-April-2014
Follow Us:
  • Mau Pasang Iklan di Media Aceh Online ??? ~ Hubungi 0852 22 988 398 / 0812 6900 124. ~ACEH ONLINE - Iklan Murah, Jangkauan Internasional.~
Hendri Meukek
Nanggroe | 11/03/2013
Aceh Media
TAPAKTUAN - Ketua Partai Karya Peduli bangsa (PKPB) Azmir, SH menyatakan dirinya yakin Ketua DPRK Aceh Selatan Safiron akan bersikap bijak dalam hal penandatanganan surat usulan SK Bupati terpilih, T Sama Indra - Kamarsyah (SAKA). Hal itu dikatakannya menyikapi aksi penolakan Ketua DPRK Aceh Selatan menandatangani surat usulan SK Bupati terpilih.

"Jujur saya katakan bahwa, meskipun sama-sama Partai koalisi pengusung pasangan SAKA, tapi saya tidak sependapat dengan pernyataan Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Selatan saudara Syahril, yang langsung menyerang saudara Ketua DPRK dengan tudingan yang macam-macam. Dengan tegas saya katakan bahwa saya tidak sependapat," kata Ketua PKPB Azmir SH, kepada wartawan, Senin (11/3), yang merupakan salah satu pendukung SAKA.

Sebelumnya, Ketua DPC Demokrat Aceh Selatan, Syahril S Ag, dalam pernyataan Persnya kepada media massa mengungkapkan penyesalan dan kecamannya atas sikap Ketua DPRK Aceh Selatan yang hingga kini belum bersedia menandatangani surat usulan SK Bupati terpilih.

Sebab menurut Azmir, sesuai penjelasan qanun Nomor 5 Tahun 2012 pasal 70, disebutkan bahwa setelah menerima salinan putusan MK, maka dalam waktu 3x24 jam, dewan wajib meneruskan usulan penerbitan SK Bupati terpilih itu kepada Mendagri melalui Gubernur Aceh.

"Artinya bahwa, secara resmi salinan putusan MK itu diterima oleh DPRK Aceh Selatan pada hari Kamis (7/3), lalu jika di hitung hari kerja maka hanya baru dua hari kerja yakni terhitung Jumat (9/3) dan Senin (11/3). Artinya, masih ada waktu satu hari kerja lagi, yakni hari Rabu (13/3), sebab hari Selasa (12/3) adalah tanggal merah dan dinyatakan hari libur," ujar Azmir.

Sehingga, kata Azmir, tidak pantas jika ada pihak-pihak yang mendesak dan terus memaksa Ketua DPRK Aceh Selatan, untuk segera menandatangani usulan SK Bupati terpilih tersebut.

"Masih ada waktu untuk kita tunggu sampai melunaknya sikap Ketua DPRK, sebab kita juga harus maklum terhadap kondisi psikologis Ketua Dewan saat ini, karena dari segi garis komando Partainya tentu saja berbeda dengan Bupati terpilih saat ini, sehingga atas kondisi itu harus kita maklumi sama-sama," kata Azmir.

Azmir berharap, semua pihak dapat menahan diri dan menjaga  keamanan daerah saat ini yang sedang dalam kondisi sangat kondusif dan tentram.

"Alangkah baiknya jika proses pelantikan Bupati dan wakil Bupati Aceh Selatan terpilih nanti dalam kondisi aman serta Bupati dan Wakil Bupati terpilih H.T Sama Indra SH / Kamarsyah S Sos, kehadirannya sama-sama di terima dengan hati yang sejuk dan hati yang lapang oleh semua pihak, tidak ada lagi perbedaan Politik demi untuk kemajuan pembangunan Aceh Selatan ke depan," imbuhnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi menolak permohonan perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Aceh Selatan yang diajukan oleh dua pasangan calon, yakni Pasangan Calon No. Urut 5 M. Natsir dan Zulkifli serta Pasangan Calon No. Urut 2 M. Saleh dan Ridwan A. Rahman.(Hendri Meukek)


Anda Pengunjung: Anda Pengunjung:
ALAMAT REDAKSI: JALAN HASAN DEK NO 102, BEURAWE, BANDA ACEH, PROVINSI ACEH :: EMAIL: REDAKSI@ACEHONLINE.INFO

Developed by Delta Intermedia for Aceh Online :: Tentang kami | Kontak Kami | Karir | DisclaimerAtas