Sabtu, 02-08-2014
Follow Us:
  • Korban di Gaza Lampaui Angka 300 Jiwa srael Serang Gaza Pakai Bom Pemicu Kanker Konser Amal Palestina, Unsyiah Berhasil Kumpulkan Rp 100 Juta Lebih Prabowo: Kalau Tak Ada Kecurangan, Kami Menang Liza Aulia Bacakan Puisi untuk Gaza Bill Clinton Tinjau Aceh Pasca 10 Tahun Tsunami
Saradi Wantona
Ekonomi | 28/05/2013
Aceh Media
BANDA ACEH - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh mendesak Pemerintah Aceh untuk menertibkan dan mencari solusi terhadap pengelolaan tambang emas di wilayah Geumpang Kabupaten Pidie. Dimana  selama ini pertambangan itu terus beroperasi secara illegal, yang dikhawatirkan akan berdampak pada lingkungan serta keselamatan masyarakat di wilayah tesebut.

"Pemerintah harus mencari jalan keluarnya agar pertambangan itu bisa dikelola secara profesional," kata Kepala Divisi Program Manager GeRAK Aceh Hayatuddin kepada acehonline.info, Selasa (28/5) di Banda Aceh.

Seharusnya, kata hayatuddin,  Dinas Pertambangan dan Energi provinsi Aceh turun ke lapangan melakukan peninjauan, guna mengetahui tambang tersebut berdampak positif atau negatif kepada pemerintah.

"Sangat disayangkan jika seandainya hasil alam Aceh, malah pihak luar yang menikmatinya, dikarenakan tidak adanya perhatian khusus dari pemerintah," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Aceh Sugeng Jarot menyatakan, masyarakat Pidie hingga kini masih terus melakukan aktivitas penambangan emas secara ilegal (liar) di Geumpang Kabupaten Pidie

Masyarakat sekitar melakukan penambangan emas ilegal tersebut, dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup.(Saradi Wantona)


Anda Pengunjung:
ALAMAT REDAKSI: JALAN HASAN DEK NO 102, BEURAWE, BANDA ACEH, PROVINSI ACEH :: EMAIL: REDAKSI@ACEHONLINE.INFO

Developed by Delta Intermedia for Aceh Online :: Tentang kami | Kontak Kami | Karir | DisclaimerAtas